Giftioni

Petualangan Sang Food Blogger

Tumpengan, Nasi Kerucut yang Menjadi sebuah Tradisi

Tumpeng adalah nasi berbentuk kerucut yang disajikan dengan berbagai lauk. Membuat tumpeng membutuhkan keahlian khusus. Bagi orang yang tidak biasa membuat tumpeng maka akan mengalami kesulitan. Tetapi tak perlu khawatir, bagi Anda yang kurang handal atau kurang waktu untuk membuat tumpeng, catering nasi tumpeng menjadi solusi yang tepat untuk Anda. Bentuk tumpeng yang unik dan memerlukan berbagai ornamen lah yang membuat orang mengalami kesulitan untuk membuatnya.

Mengenal Nasi Tumpeng

Penyajian tumpeng biasanya disajikan dalam wadah bulat yang besar dan dikelilingi berbagai lauk yang dibuat seperti hiasan. Tumpeng biasanya dibuat dengan menggunakan nasi berwarna kuning. Penyajiannya yang berbentuk kerucut inilah yang menyebabkan nasi ini disebut dengan nasi tumpeng.

Sejarah awal mula pembuatan tumpeng berasal dari Pulau Jawa, Bali dan Madura. Daerah ini memiliki kebiasaan membuat tumpeng untuk upacara adat keduri, merayakan sesuatu seperti syukuran, ulang tahun dan sebagainya.

Bentuk tumpeng yang kerucut berasal dari tradisi masyarakat purba yang memercayai gunung sebagai tempat mulia. Mereka percaya bahwa gunung dihuni oleh para leluhur yang mulia. Setelah masyarakat Jawa menganut kepercayaan Hindu, bentuk kerucut dimaksudkan untuk meniru bentuk gunung seperti gunung Mahameru. Gunung ini dipercaya merupakan tempat tinggal dewi – dewi.

Setelah Islam masuk, nasi tumpeng banyak digunakan pada upacara slametan atau kendurian. Pada masyarakat Jawa yang menganut agama Islam tumpeng disajikan sebelum digelar pengajian Al- Quran.

Lauk Pauk dalam Tumpeng

Dalam menyajikan nasi tumpeng dilengkapi dengan berbagai lauk pauk. Catering nasi tumpeng juga biasanya sudah menyediakannya ketika Anda memesan satu set tumpeng di tempat catering. Ada beberapa lauk pokok yang memang dibuat untuk melengkapi tumpeng. Apa sajakah lauk tersebut ? simak ulasan tentang lauk pauk pada tumpeng sebagai berikut.

  1. Urapan

Urap biasa disebut sebagai salad asli Indonesia. Urapan biasanya terdiri dari berbagai jenis sayuran seperti sawi, bayam, kacang panjang, tauge dan sebagainya yang dicampur menjadi satu. Campuran sayur tersebut bertabur bumbu dalam parutan kelapa yang menyelimuti makanan yang satu ini.  Urap ini akan memberikan cita rasa yang gurih, sedap dan lezat serta penuh bumbu yang dapat mengimbangi lauk – pauk lainnya.

  1. Ayam Goreng

Ayam goreng juga kerap dijadikan lauk pauk yang mendampingi nasi tumpeng. Daging ayam adalah jenis daging yang paling merakyat dan banyak disukai oleh banyak orang. Untuk membuat ayam goreng yang disajikan bersama nasi tumpeng biasanya dibuat dengan cara diungkeo menggunakan bumbu kuning terlebih dahulu. Selanjutnya baru digoreng hingga kering.

  1. Tahu dan Tempe

Ada istilah tiada hari tanpa tempe atau pun tahu. Hal ini menunjukkan bahwa tempe dan tahu merupakan makanan khas Indonesia yang paling favorit untuk dinikmati siapa saja. tempe bisa diolah menjadi kering untuk mendampingi nasi tumpeng.  Tahu bisa digoreng kering untuk menambah cita rasa lauk yang gurih.

  1. Telur

Telur yang disajikan biasanya berupa telur dadar yang dipotong tipis berbentuk suwiran. Selain telur dadar untuk hiasan akan menggunakan telur rebus untuk dibuat seperti boneka lucu. Telur hiasan ini tetap boleh dimakan ya. Jika Anda memesan tumpeng di catering nasi tumpeng hiasan telur rebus pasti dengan mudah akan Anda temukan.

  1. Ikan

Ikan yang kerap digunakan untuk pendamping nasi tumpeng adalah jenis ikan asin. Orang – orang biasa menyebutnya gereh. Gereh ini memang sangat cocok jika disajikan dengan urap. Maka sari itu cita rasa yang dihasilkan ketika memakan kombinasi dua makanan ini pun akan sangat nikmat.

  1. Perkedel Kentang

Perkedel kentang juga dapat ditambahkan untuk menambah kenikmatan sajian nasi tumpeng. Membuat perkedel kentang memang agak rumit dan membutuhkan ketelatenan. Namun saat ini juga sudah banyak dijual bahan instan untuk membuat perkedel kentang. Bagi Anda yang sukar, mungkin menggunakan produk ini dapat dijadikan solusi praktis.

  1. Sambal

Bagi para pencinta pedas, makan tanpa rasa pedas pastilah akan terasa hambar. Sambal inilah yang menjadi pelengkap untuk memuaskan hasrat nafsu makan Anda. Sambal yang dibuat biasanya memiliki cita rasa pedas manis yang nikmat.

Cara Membuat Nasi Tumpeng

Dalam membuat satu nasi tumpeng biasanya akan digunakan beras sebanyak 3 liter, santan seperempat liter, kunyit yang diparut dan saring airnya sebanyak 1 sendok, daun pandang 2 lembar sebagai pewangi, daun salam 2 lembar sebagai penyedap, sereh 1 batang, dan garam 1 sendok atau sesuai selera. Sediakan cetakan berbentuk kerucut untuk membuat nasi tumpengnya.

Cara memasaknya yaitu dimulai dengan mencampurkan santan, air kunyit, daun pandan, daun salam, sereh, dan garam. Panaskan bahan – bahan tersebut hingga mendidih. Kemudian kukus beras hingga setengah matang. Tuang dalam panci dan tuangkan campuran santan yang mendidih kemudian aduk – aduk.

Aduklah bahan – bahan tersebut hingga rata. Kukus kembali dan tunggulah sampai matang. Setelah nasi kuningnya matang, saatnya untuk mencetak nasi tumpeng. Masukkan nasi yang sudah matang ke dalam cetakan kerucut. Sajikan nasi tumpeng pada tambah, letakkan lauk pauk dan berbagai hiasan. Nasi tumpeng pun siap dihidangkan.

Kini membuat nasi tumpeng bukanlah hal yang sulit lagi. bagi Anda yang tak banyak memiliki waktu untuk memasak catering nasi tumpeng akan menjadi solusi bagi Anda yang ingin menghidangkan tumpeng tanpa repot memasaknya. Aneka tumpeng dengan berbagai lauk dan hiasan yang menarik pun siap untuk dihidangkan.

error: Content is protected !!